SERUM G
SERAMBI RUKHIYAH MAHASISWA FMIPA

Hikmah Syuhada

May 29th 2012 in Perjuangan

“Janganlah sekali kali kamu mengira bahwa orang orang yang gugur di jalan Allah itu mati, tetapi mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rizki.” (QS. Al Baqarah, 169)

DR. Thariq Suwaidan menuturkan dalam buku Silsilah nya yaitu (Qisoh An-Nihayah) dengan mengutip perkataannya guru yang mulia Mahmud As-Showaf yang telah menjadi saksi peristiwa besar yaitu beliau adalah salah satu ulama yang ikut andil dan partisipasi dalam Pemidahan Jasa Para Syuhada ‘Uhud.

Bagaimana kondisi jasad mereka radhiyallahu anhum setelah 1400 tahun lebih ini?

Bagaimana jasad mereka bisa tetap ada? Selayaknya utuh tak berubah sedikitpun?

Inilah sebuah kebenaran yang nyata dari ucapan Nabiyil Musthofa Muhammad shalallahu alaihi wa sallam, bahwa “Bumi takkan memakan jasad mereka”

Setelah DR. Thariq Suwaidan mengulas nya panjang lebar, beliau menuturkan dalam rekaman kaset nya mengenai peristiwa ini. Berikut petikannya:

“Telah menceritakan kepadaku Syekh Mahmud Showwaf rahimahullah, bahwa beliau salah satu dari pembesar ulama yang di undang untuk Proses Pengembalian Penguburan para Syuhadaa’Uhud para Sahabat radhiyallahu anhum ini ke PERKUBURAN SYUHADAA’UHUD, yang mana telah di ketahui tempat asal tersebut telah di landa banjir sehingga makam para pahlawan uhud ini terkuak dan jasad jasad mereka terlihat (bahkan ada yang mengakatan ada yang mengambang-pent).

Karena bencana ini sehingga di undanglah perkumpulan pembesar para ulama untuk PENGUBURAN KEMBALI jasad para sahabat radhiyallahu anhum tersebut.

Lanjut DR. Thariq Suwaidan; Syeikh Mahmud Sowaaf menceritakan bahwa beliau adalah salah satu dari mereka yang hadir sendiri waktu itu, kemudian beliau bercerita:

“Salah satu dari jasad mereka yang aku pendam adalah HAMZAH BIN ABDIL MUTHOLLIB radhiyallahu anhuma”.

Beliau melanjutkan:

“Jasad beliau aku lihat sosok seorang yang gemuk dengan kondisi hidung dan kedua telinganya terpotong, perut nya terkoyak dengan posisi beliau menaruh tangannya diatas perutnya” (persis seperti dalam hadits-pent).

Lalu beliau berkata:

“Kemudian tatkala kami mengangkatnya dan membopongnya, dari tangannya mengalirlah darah segar”.

Aku kuburkan beliau bersama para Syuhadaa’ yang lain nya…

SUBHANALLAH…..

Lantas bagaimana dengan Syuhada kampus ini yang telah mengabdikan dirinya sepenuh hati, dua anggota Unit Keamanan Kampus IPB (bapak Supriatna dan bapak Suhardi) yang telah menghembuskan nafas terakhirnya dalam tugas menjaga keamanan kampus pada jumat 25 Mei 2012.

Innalillahi wa innailaihirajiun

Serum G turut berduka cita, semoga beliau termasuk syuhada dan semua amal ibadahnya diterima Allah SWT.

Amiiin


Comments are closed.

Festival Ilmuwan Muslim Nasional merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Serum G dan BEM FMIPA yang berfungsi untuk menampung semua aspirasi mahasiswa terkait dengan teknologi yang berkembang berlandaskan keislaman serta sebagai wadah yang dapat menampung karya – karya terbaik mahasiswa muslim di Indonesia dalam bentuk perlombaan, pameran dan juga seminar sebagai puncak acaranya yang […]

Previous Entry
Next Entry

free counters
May 2012
S M T W T F S
« Jan   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031